Mimpi aneh memasuki dunia lain


userone-1131135797MALAM tadi tepatnya tanggal 17 September 2009 dini hari sekitar sebelum jam 4.00 WIB. Saya dikejutkan dengan mimpi yang sangat aneh. Dalam mimpi tersebut saya seolah-olah diajak untuk mengunjungi Almarhumah ibu saya. Dalam mimpi itu bukan hanya saya, tapi kami sekeluarga termasuk Ayah dan kakak serta adik saya diajak untuk mengunjungi almarhumah ibu saya.

Ayah saya memerintahkan salah satu anaknya untuk meminjam atau menyewa kendaraan untuk membawa kami semua mengunjungi almarhumah ibu. Akhirnya tugas itu dijalankan oleh adik saya (anak nomor 4) dan dia menghubungi temannya dan berhasil meminjam kendaraan tersebut. Ternyata kendaraan yang dipinjam tersebut bukan mobil, akan tetapi seperti kereta api tapi tidak berjalan di atas rel. Akhirnya kami sekeluarga menaiki kereta api tersebut dan mulailah kereta tersebut bergerak menuju tempat almarhumah ibu saya yang tidak saya ketahui tempatnya.

Perjalanan yang saya lalui dengan menaiki kereta api tersebut saya rasakan cukup jauh, dimana kereta melewati pinggir-pinggir sungai, daratan, hingga menyeberangi sungai dan seperti masuk ke dalam tanah. Hingga akhirnya kami semua tiba di suatu daerah yang cukup luas dimana daerah tersebut terlihat seperti diatur tersendiri. Daerah tersebut terlihat seperti di atas dataran tinggi dimana di atasnya terdapat bangunan-bangunan yang sangat cantik berwarna putih dengan arsitektur seperti White House rumah President AS. Daerah tersebut bercahaya terang dengan banyak pohon-pohon dan rumput yang hijau. Dari masing-masing bangunan tersebut penghuninya bercengkerama di depan sambil menikmati alam yang asri. Penghuni masing-masing bangunan tersebut berpakaian seperti sutera berwarna putih yang melambai-lambai.

Masing-masing bangunan yang besar-besar tersebut hanya dihuni oleh beberapa gelintir orang saja, sedangkan bangunan-bangunan tersebut berjumlah banyak sekali dengan motif yang hampir sama dalam hamparan areal yang sangat luas, hijau dan asri. Semua bangunan tanpa ada pagar sehingga antara masing-masing pemilik bangunan bisa saling bercengkerama dengan riang.

Saya melihat hal ini merasa sejuk sekali, tapi di dalam mimpi tersebut posisi saya hanya sekedar melihat, sedangkan untuk menjejakkan kaki ke rumput yang hijau saja rasanya sangat sulit. Padahal dalam mimpi tersebut tidak ada pagar dan penjaga yang membatasi lingkungan “surga” dengan tempat kami semua turun dari kereta. Tapi kami seolah-olah tidak berhak dan tidak memiliki izin untuk melangkah dan menikmati asrinya alam tersebut.

Kemudian satu bidang yang lainnya berposisi di bawah dari bidang yang asri tadi. Bidang ini berbentuk seperti sebuah bangsal atau bangunan dengan warna gelap dan diterangi oleh cahaya yang remang-remang. Awalnya saya terpisah dengan Ayah saya ketika akan memasuki bidang yang satu ini. Tapi setelah saya panggil Ayah saya, akhirnya saya berhasil sampai di pintu gerbang dari bidang ini yang ternyata pintunya cukup besar.

Ketika saya masih berada di luar dari pada bidang tersebut dan melihat ke dalam bidang ini, saya melihat di dalam ruangan seperti bangsal dengan cahaya yang remang-remang ini dipenuhi oleh manusia yang terbagi ke dalam 2 macam. Satu kelompok tubuhnya memiliki cahaya walaupun cahaya tersebut tidak begitu besar dan kelompok lainnya berbentuk seperti binatang melata. Saat itu saya takut sekali untuk memasuki bidang tersebut padahal saya sudah berada di depan pintu gerbangnya. Akhirnya saya bilang ke Ayah saya bahwa saya takut masuk ke dalam. Kata Ayah saya, “Tidak usah takut, niatkan saja untuk Sholat dan mengambil wudhu di dalam bangsal.” Akhirnya saya coba niatkan dalam hati untuk sholat dan mengambil wudhu sebelum memasuki bangsal tersebut.

Setelah tiba di dalam bangsal, ternyata bangsal yang sebelumnya terlihat kecil setelah saya ada di dalamnya terlihat begitu besar dan dipenuhi dengan banyak sekali manusia. Manusia-manusia yang saya lihat ini macam-macam tingkahnya ada yang sedang berjalan lalu lalang, ada yang sedang duduk seperti menunggu sesuatu, ada yang sedang berbaring seperti pengemis, dan lain-lain. Di dalam ruangan ini saya baru menyadari ternyata semua manusia ini berumur hampir sama sekitar usia 30 hingga 35 tahun. Dan saya melihat Ayah saya dan saya sendiri pun berusia sekitar 30 hingga 35 juga pada saat itu. Jadi saya melihat Ayah saya seperti figur yang pernah saya lihat dalam salah satu potret tua ketika Ayah saya muda dulu, dia memakai kemeja lengan panjang putih bercorak dengan celana cutbray coklat tua.

Selanjutnya saya mencari tempat untuk mengambil air wudhu, tapi sebelumnya saat itu saya merasakan keinginan yang mendesak untuk buang air kecil. Saya bingung mencari tempat untuk buang air kecil. Akhirnya saya melihat seperti ada tempat yang memiliki keran air dan dalam mimpi tersebut saya seperti merasakan bahwa boleh untuk kencing di situ. Saya juga melihat di sekeliling tempat saya akan buang air kecil tersebut ada orang yang seperti tidur-tiduran (saya tidak tahu apa memang lagi tidur-tiduran atau karena dia tidak bisa berdiri – seperti ngesot orang itu). Akhirnya karena sudah tidak tahan lagi, saya kencing di situ. Ternyata setelah saya kencing, tanah tempat saya kencing tersebut oleh orang-orang yang tidur-tiduran ini dikerubuti dan dimakan dengan lahap. Sambil mereka berkata bahwa “kalau ingin kencing sebaiknya lebih ke Timur lagi tempatnya”. Melihat hal itu saya kaget sekali dan merasa jijik, koq mereka berebutan memakan tanah yang sudah saya kencingi.

Setelah itu saya seperti seolah-olah terbawa oleh satu kelompok orang yang senantiasa tidak puas dan berteriak-teriak. Saya melihat ada penjaga dengan ciri-ciri seperti orang kebanyakan akhirnya membawa sekelompok orang ini lebih ke Timur. Dan saya melihat penjaga ini mendorong jatuh orang-orang ini ke suatu bidang yang lebih gelap lagi persis di ujung dari pada bangsal tersebut. Saya melihat lubang tersebut sangat besar dan gelap sehingga saya sama sekali tidak bisa melihat dasar dari lubang tersebut dan apa yang terjadi dalam lubang tersebut. Yang jelas, saya melihat berkelompok-kelompok orang dijatuhkan ke dalam lubang tersebut.

Selepas melihat hal itu saya seperti didorong dan terjatuh di pinggir jalan yang agak curam (bukan ke dalam lubangnya). Akhirnya saya bangkit dan mencoba untuk mencari Ayah saya. Kemudian saya melihat Ayah saya sedang duduk terpekur dan berkata sesuatu kepada saya, “Sebaiknya kita pulang saja”. Akhirnya kami pulang dan keluar dari pintu yang satu lagi, dimana setelah pintu gerbang keluar tersebut terbentang seperti jalan beton yang sangat lurus dengan kiri dan kanan jalannya diterangi oleh nyala api.

Setelah itu tiba-tiba alarm handphone istri saya berbunyi nyaring dan saya langsung terbangun dan terjaga, ternyata sudah waktunya untuk makan shahur. Setelah terbangun saya langsung menelepon Ayah saya dan menceritakan tentang mimpi tersebut. Dan saya ceritakan juga bahwa yang berangkat ke sana itu kami sekeluarga besar termasuk kakak dan adik saya, tapi saya tidak bisa melihat kakak dan adik saya dalam mimpi dan saya hanya bisa melihat Ayah saya dalam mimpi. Akhirnya Ayah saya mengatakan bahwa saya mungkin tanpa sengaja memimpikan tentang Alam Barzah. Wallahu’alam bissawab. Hanya Allah SWT yang tahu akan semua itu.

Demikian sekelumit cerita tentang mimpi saya mencoba untuk mengunjungi Almarhumah Ibu saya yang pada akhirnya tidak bisa bertemu dengan beliau. Semoga cerita ini bermanfaat dan dapat diambil hikmahnya.

About these ads

6 Komentar to “Mimpi aneh memasuki dunia lain”

  1. Sepertinya anda telah di beri hidayah oleh Allah SWT melaluim sebuah mimpi,semoga di bulan ramadhan ini keimanan kita semakin bertambah tebal.

  2. Terimakasih mas, sudah berkenan berbagi pengalaman, menarik sekali mas, saya sendiri mimpinya masih agak kacau, belum ada artinya

  3. Saya sendiri ya masih begini-begini saja mas. Kadang-kadang mimpi aneh, kadang-kadang tidak. Cuma yang jelas, pas bulan puasa kemaren memang ada beberapa kali mimpi aneh. Saya juga aneh sendiri koq di bulan puasa ya.. seringnya mimpi seperti itu datang menghampiri saya???
    Salam, Zaki

  4. salam kenal

    saya juga mengalami mimpi seperti itu , bangsal dan area tanah yang luas , ada tangga berpundak2 , bangsal pertama berisi manusia , bangsal kedua masuk dengan berwudhu dan disana ada bangsal seperti tempat sholat / taman perpustakaan karena masuk kebangsal berpundak kebawah , subhanallah , semua masuk kedalam ruangan tersebut dengan memakai baju putih

    • Salam kenal,

      Sepertinya kita memiliki mimpi yang sama mas. Yang saya mimpikan juga bangsal dengan area tanah yang luas dan banyak tangga berpundak-pundak. Di dalamnya banyak sekali manusia seperti zombie berbaju putih tapi lusuh, tatapan mereka kosong. Mereka seperti dibedakan dengan adanya semacam cahaya dalam dadanya. Jika cahayanya masih kuat mereka sepertinya memiliki kondisi yang lebih baik dari mereka yang memiliki cahaya redup atau bahkan padam (tidak ada cahaya). Kalau baleh mas share mimpi mas yang lengkapnya via email ke saya di ahmad.z4k1@gmail.com jika memang mas masih mengingat mimpi tersebut. Saya sampai saat ini masih mengingatnya karena mimpi itu adalah mimpi yang benar-benar aneh menurut saya.

  5. sudah saya kirim ke email, saling mendoakan semoga insya Allah kita semua menjadi orang bermanfaat, berkah dan selamat dunia akhirat. amin

    wassalam

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.005 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: