Review Hari Pertama memakai Harman Kardon SoundStick II


Harman Kardon Sound Stick II 2.1 Speaker

SUDAH seminggu ini saya dipusingkan dengan memilih speaker yang layak tapi berkualitas untuk menemani iMac saya. Awalnya ada beberapa kandidat yang saya lirik untuk dijadikan salah satu koleksi saya. Kandidat tersebut adalah: Hivi Swan M50W, Hivi Swan M10, Edifier C3 dan Harman Kardon SoundStick II. Tujuan saya membeli speaker 2.1 adalah hanya untuk bisa lebih menikmati keindahan musiknya saja, karena untuk movies ataupun game saya kurang begitu suka menikmatinya di iMac. Makanya dalam pemilihan speaker pun saya hanya mencari yang benar-benar “katanya” bisa mengekplorasi musik dengan baik.

Kenapa saya bilang “katanya”? Karena salah satu kelemahan dari berdomisili di Pekanbaru yang bukan merupakan kota sebesar Jakarta adalah sulitnya untuk melakukan test audio sehingga kita bisa benar-benar memilih audio yang sesuai dengan telinga kita. Akhirnya saya coba menganalisa speaker dari review orang-orang yang sudah menggunakan speaker tersebut baik dari milis, blog, forum dan sebagainya. Dari situlah saya bisa tahu bahwa untuk speaker yang bagus untuk musik dipegang oleh merk Bose. Hampir sebagian besar member forum audiophile menyatakan bahwa merk Bose sudah seperti jaminan mutu bagi kualitas speaker. Tapi berhubung harga untuk merk ini benar-benar “luar biasa”, dimana yang paling murahnya saja harganya sudah 3 jutaan lebih, akhirnya saya coret merk ini dari daftar buruan saya.

Dengan cek sana dan cek sini, akhirnya saya mendapat 4 (empat) speaker seperti yang dijelaskan di paragraf pertama sebagai sarana menyalurkan kegemaran mendengarkan musik. Dari keempat speaker ini akhirnya saya mencoba untuk mengorek lagi satu demi satu. Hivi Swan M50W buatan USA memang sangat terkenal dan direkomendasikan oleh sebagian member forum untuk bisa menikmati musik jazz dan acoustic. Semua review tentang speaker ini pun bagus. Dan harganya pun 2,7 juta memang agak mencekik dompet tapi tidak terlalu mencekik seperti halnya Bose. Hivi Swan M50W ini masuk dalam kategori. Kedua adalah Hivi Swan M10, review menurut beberapa pengguna cukup bagus. Tapi katanya “kurang power” alias kalau mau ambil speaker ini rasanya tanggung kenapa tidak langsung ke M50W. Mungkin untuk kategori portable alias untuk speaker laptop sangat direkomendasikan. Tapi untuk PC katanya masih mending kalau langsung mengambil yang M50W. Berhubung ini untuk PC, akhirnya speaker ini saya delete dari daftar buruan saya. Selanjutnya adalah Edifier C3. Semua pengguna Edifier C3 mengatakan speaker ini sangat bagus untuk mendengarkan musik dengan harga yang menarik alias cukup murah. Tapi beberapa reviewer ketika membandingkan speaker ini dengan Harman Kardon banyak yang menyarankan untuk lebih memilih Harman Kardon saja karena kualitas suaranya katanya masih kalah dengan Harman Kardon. Akhirnya saya coret Edifier C3 dari daftar buruan saya. Nah tentang Harman Kardon Sound Stick II ini banyak yang mengatakan bagus dan saya pun terkesan dengan harganya yang cukup rasional di bawah 2 jutaan. Apalagi website Apple pun memasukkan Harman Kardon Sound Stick II ke dalam produk speaker Official untuk Mac dan iPod. Semakin membuat produk ini mendapat nilai tersendiri bagi saya.

Hivi Swan M50W, bentuknya benar-benar "berkelas"

Akhirnya dari penyaringan pertama tadi muncul dua kandidat kuat, yaitu Swan Hivi M50W dan Harman Kardon Sound Stick II. Dari situ saya melihat dimana saya bisa beli kedua speaker itu melalui situs terpercaya. Saya lihat untuk Harman Kardon tersedia di Bhinneka yang sudah terpercaya dan diorganisir dengan baik. Sedangkan Swan Hivi M50W saya lihat masih ditawarkan di Forum yang mana kalau dibandingkan dengan Harman Kardon yang di Bhinneka rasanya musti berfikir lagi. Bukannya belanja via Forum tidak saya percama, saya pernah juga belanja via forum untuk arloji, cuma harganya memang masih 1 jutaan. Dan ini harga Swan Hivi yang mencapai 2,7 juta belum termasuk ongkos kirim, sayang rasanya jika mengeluarkan uang sebesar itu jika belanja via forum dimana Bhinneka menawarkan Harman Kardon SS II seharga 1,629 juta yang mana nama Bhinneka sudah bisa dibilang “terpercaya” untuk belanja via internet. Akhirnya dari situ saya putuskan membeli Harman Kardon, dengan alasan harganya yang tidak menguras kantong dan situs Bhinneka adalah situs yang besar dan terpercaya. Intinya saya sama sekali tidak melakukan test audio untuk memilih speaker yang bagus. Padahal seharusnya sih melakukan test audio terlebih dahulu.

Selanjutnya pada hari Rabu sore saya melakukan chatting dengan salah satu karyawan Bhinneka yang bernama pak Novian untuk memesan Harman Kardon Sound Stick II ini. Setelah tanya sana sini dan meminta penawaran harga menarik berikut ongkos kirimnya ke Pekanbaru, akhirnya disepakati harganya adalah Rp 1,629 juta berikut ongkos kirimnya ke Pekanbaru. Akhirnya pada sore Rabu itu juga saya transfer uang yang disepakati tersebut. Untuk selanjutnya saya konfirmasikan via SMS ke bapak Novian. Besoknya langsung dikonfirmasi ulang via email bahwa barang akan dikirim via Tiki. Saya salut dengan Bhinneka, pelayanannya benar-benar ramah dan cepat. Selanjutnya setelah barang dikirim, mereka konfirmasi ulang via email bahwa barang sudah dikirim dengan nomor resi sekian-sekian. Kemudian pada hari Sabtu ketika saya lagi asyik makan siang, eh barang yang dipesan sudah sampai dengan selamat di kediaman saya. Langsung saja pada hari itu saya pasang dan saya coba kehandalan suara dari Harman Kardon Sound Stick II di iMac sasya.

Pada saat membuka Box Harman Kardon ini, saya terkesan dengan bentuk Box nya yang menggambarkan “status” tersendiri dari speaker Harman Kardon yang tidak sembarangan. Selanjutnya saya melihat bahan dari speaker ini termasuk bahan yang cukup bagus dimana dibilang kaca tapi bukan kaca dibilang plastik tapi cukup tebal. Benar-benar bahan yang cukup berkualitas. Dan ternyata bobotnya pun cukup berat.

Selanjutnya saya melihat kabel-kabelnya. Ternyata jenis kabel-kabelnya pun cukup unik, dimana kedua satelitnya terhubung ke Sub Woofernya dengan 2 jenis colokan yang berbeda. Beda sekali dengan Speaker Altec Lansing yang pernah saya miliki seharga 500 ribuan, dimana kedua speaker satelitnya dihubungkan dengan jenis colokan yang sama ke sub woofernya. Selanjutnya saya melihat untuk powernya diberikan 2 jenis kabel yang 3 kaki dan 2 kaki untuk mengakomodir penjualan di negara-negara yang menggunakan sistem listrik yang berbeda. Ditambah lagi adanya semacam power adaptor semakin menambah kelas tersendiri bagi produk ini.

Kemudian saya hubungkan semuanya dan akhirnya voila… speaker sudah terhubung dengan iMac saya dan sudah saya jalankan. Suara yang keluar dari speaker ini saya nilai cukup baik dimana suara yang keluar cenderung bulat, vokal yang keluar jelas dan bass nya terasa cukup bulat juga. Saat ini saya masih mencoba untuk mem-burn speaker ini terlebih dahulu jadi masih belum bisa berbicara banyak tentang kualitas suara dari speaker ini. Tapi jika saya dipaksa untuk menilai kualitas speaker ini, menurut saya nilainya di atas rata-rata tapi belum cukup bagus menurut saya. Karena saya pernah mendengar suara yang keluar dari speaker yang benar-benar bagus dimana sangat jernih, bass nya bagus tapi juga tidak keluar bunyi hiss pada speaker tersebut. Kalau Harman Kardon ini menurut saya bassnya cukup bagus, suara yang keluar bulat tapi tidak cukup jernih dan perasaan saya masih ada yang kurang. Tapi overall cukup lumayan lah memiliki speaker ini kelasnya memang di atas Altec Lansing yang pernah saya miliki.

Selanjutnya saya mencoba alternatif lain dari speaker ini, dimana Harman Kardon ini saya hubungkan dengan Blackberry Onyx saya karena pengen tahu seberapa bagus suara yang keluar jika terhubung dengan gadget yang kecil. Ternyata benar-benar tidak mengecewakan, suara yang keluar pun cukup bagus walaupun tidak benar-benar sesuai dengan keinginan saya atas suara yang keluar dari speaker. Saya coba dengarkan Daniel Sahuleka dari Blackberry saya melalui speaker ini, dan suara Daniel Sahuleka serta petikan gitarnya benar-benar melenakan saya. Jelas sekali terdengar suara Jazzy nya yang membuat saya terlempar ke masa silam… He.. he… not bad lah….

DAC Fiio E7, stimulus audio yang murah meriah...

Tapi sebenarnya saya masih belum puas dengan suara yang keluar dari Harman Kardon ini. Untuk itulah rencananya saya akan membeli DAC Fiio E7 yang khabarnya bisa “merubah” suara dari Sound Card On Board lebih mantap lagi. DAC adalah Digital to Analog Converter yang bekerja untuk merubah audio menjadi lebih baik lagi (semoga saja). Dan jika ini sudah terbeli saya akan mencoba mereview suaranya lagi, apakah memang ada peningkatan atau tidak… Tunggu saja.

About these ads

5 Komentar to “Review Hari Pertama memakai Harman Kardon SoundStick II”

  1. gan, saran ane….mending coba pake soundcard onkyo wavio SE90….pasti suaranya lebih detil keluarnya, edifier C2+ aja dah mantaph disanding dengan sondcard ini, apalagi klo harman kardon

    • Kalo menurut saya baca memang sih dengan memakai SC bakalan keluar semua detailnya. Tapi dengan memakai DAC Fiio E7 + Harman Kardon Sound Stick II saja sudah sedemikian spektakuler suaranya menurut kuping butut saya… he… he… Rasanya gak pernah dengar suara sejernih dan sedetail ini di komputer-komputer teman saya… he… he…

      • DAC Fiio E7 harganya berapaan ya? itu khan portable yg artinya pke btre donk?

      • DAC Fiio E7 yang saya beli harganya Rp 830.000 include ongkos kirim ke Pekanbaru dapat bonus spesial earphone. Saya beli di http://www.dontblameyourears.com/, sudah pasti saya tawar juga sih… he.. he.. Memang DAC ini portable battery nya sudah terintegrasi di dalam DAC tersebut. Jika ingin mencharge, maka DAC tersebut harus dihubungkan ke komputer via USB. Battery nya bisa bertahan lama. Suara yang dikeluarkan lumayan detail…

  2. atau bisa juga pakai Roth Audioblob 2, sekelas dgn Hivi Swan M50W.

    Tp untuk vocal masih lebih baik RA2. hehe.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.004 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: