10 Operating System (OS) Alternatif


TERNYATA ada OS-OS lainnya selain beberapa OS yang sudah kita kenal, seperti : Windows,  Mac OS X, Linux, BSD atau Solaris. OS alternative ini dibuat atau dikembangkan oleh orang atau institusi yang sangat peduli akan teknologi komputer.

Di sini akan saya share artikel tenatang OS alternatif sebagai pengganti OS-OS yang sudah lazin ada di pasaran saat ini.

Amiga OS 4.1

Amiga OS 4.1 direlease pada bulan September 2008 oleh ACube selaku pemasar dan pendistribusi OS ini yang dibundle langsung dengan Motherboard-nya.

AmigaOS hanya dapat berjalan pada beberapa hardware Power-PC tertentu.

Source model: Closed source

License: Proprietary

Platform: PowerPC

State: Final

Haiku

Haiku adalah suatu open source project yang bertujuan untuk membangun kembali dan melanjutkan pengembangan dari sistem operasi BeOS.  Haiku awalnya dikenal sebagai OpenBeOS yang kemudian dirubah namanya pada tahun 2004.

Source model: Free and open source

License: MIT License

Platform: x86 and PowerPC

State: Pre-Alpha

ReactOS

ReactOS merupakan OS yang didisain untuk dapat kompatibel dengan software dari Microsoft Windows. Proyek ReactOS dimulai pada tahun 1998, dan kini beberapa program Windows dapat berjalan dengan baik pada OS ini.

Source model: Free and open source

License: Various free software licenses

Platform: x86 (more under development)

State: Alpha

Syllable Desktop

Syllable Desktop merupakan OS yang ringan dan cepat, cocok uuntuk home and small office users. Syllable direlease pada tahun 2002 dan bisa dikatakan sebagai clone dari AmigaOS.

Source model: Free and open source

License: GNU General Public License

Platform: x86

State: Alpha

SkyOS

SkyOS adalah OS yang diciptakan pada suatu proyek closed source yang dilakukan oleh Robert Szeleney dan kawan-kawan. Pada awalnya OS ini merupakan proyek eksperimen dalam mendisain OS. SkyOS dibuat dengan tujuan menjadi Desktop OS yang mudah digunakan bagi semua kalangan users.

Source model: Closed source

License: Proprietary

Platform: x86

State: Bet

MorphOS

MorphOS merupakan OS yang ringan, berfokus pada media yang dibuat untuk dapat dijalankan pada prosesor PowerPC. OS ini terinspirasi dari AmigaOS dan juga memiliki program emulasi yang dapat menjalankan aplikasi-aplikasi Amiga.

Source model: Closed source

License: Mixed proprietary and open source

Platform: Pegasos, some Amiga models, EFIKA

AROS Research Operating System

AROS merupakan OS yang ringan yang dibaut dari Open Source Code yang didisain untuk dapat kompatibel dengan AmigaOS 3.1. Proyek OS ini dimuali pada tahun 1995, dan saat ii dapat dijalankan pada hardware yang kompatibel dengan PowerPC dan IBM PC. Dalam OS ini juga disertakan emulator untuk dapat menjalankan aplikasi-aplikasi lama dari AmigaOS.

Source model: Open source

License: AROS Public License

Platform: x86 and PowerPC

MenuetOS

MenuetOS atau MeOS, merupakan OS yang seluruhnya ditulis dengan bahasa assembly, yang membuatnya menjadi sangat kecil dan ringan. Walaupun OS ini sudah menggunakan GUI dalam Desktopnya, terdapat pengaturan jaringan dan banyak fitur lainnya; OS ini tetap dapat masuk ke sebuah floppy disk 1.44 MB, flashdisk, dan lain-lain saking kecilnya.

Source model: Open source (32-bit version), freeware (64-bit version)

License: Menuet License

Platform: x86

State: Beta

DexOS

DexOS merupakan OS yang didisain untuk bekerja seperti pada game console dan tampilannya terinspirasi dari video game console. Sama seperti MenuetOS, DexOS juga dibuat dengan menggunakan bahasa assembly sehingga dapat dijalankan di flashdisk, floopy disk, dan lain-lain.

Source model: Free and open source

Platform: x86

Visopsys

Visopsys merupakan OS yang kompatibel dengan PC, pengembangannya dimulai sejak tahun 1997 oleh seorang programmer bernama Andy McLaughlin. Visopsys merupakan singkatan dari VISual Operating SYStem.

Source model: Open source

License: GPL

Platform: x86

State: Final

Nah, sekarang terserah Anda, apakah Anda mau mencobanya dan berani untuk mencoba OS di atas, yang otomatis akan sangat menyulitkan kita terkait dengan dukungan driver, kompatibilitas dan segalanya.

Sama halnya dengan saya pribadi, setelah mencoba OS Linux akhirnya saya tidak bisa tidak musti balik lagi ke Windows XP dikarenakan masih minimnya fitur dan kompatibilitas di Linux.

Saat ini saya lagi termimpi-mimpi untuk memiliki salah satu produk dari Apple yang khabarnya sangat user friendly alias sangat mudah untuk digunakan. Rencananya kalau ada rezeki (bisa kredit…) saya akan mengambil iMac terbaru yang dengan layar LED 21,5 inchi, 1920 x 1080 pixel aspek rasio 16:9, processor Intel Core 2 Duo 3,06 GHz dengan 3MB shared L2 cache, HDD 1TB 7200-rpm Serial ATA, VGA Card ATI Radeon HD 4670 256MB GDDR3, dan RAM 4GB DDR3 1066MHz SDRAM (masing-masing 2GB SO-DIMM) yang bisa diupgrade hingga 16GB. Wuih…. benar-benar spek yang sangat mantap.

the New iMac

Ngomong-ngomong, saya sudah mampir ke salah satu toko apple di Pekanbaru, dan saya sudah melihat langsung iMac model lama yang 20 inchi. Saya benar-benar kagum dengan akurasi warna pada monitor iMac 20 inchi yang saya lihat hampir sama dengan layar CRT. Karena dalam mengedit foto dengan menggunakan laptop, saya banyak sekali ketipu dengan gradasi warna yang ditampilkan oleh laptop yang kesemuanya hampir mirip. Kadang ketika dilihat di laptop hasilnya sudah oke, pas diprint hasilnya jadi jelek sekali, karena warnanya pada lari.

Pada iMac lama yang saya lihat di toko, warna yang ditampilkan benar-benar tajam dan bagus dan seperti warna yang ditampilkan oleh monitor CRT. Padahal setahu saya, iMac yang lama masih menggunakan monitor tipe LCD seri TFT Matrix yaitu monitor model lama. Coba Anda bayangkan jika nanti sudah menggunakan model monitor baru tipe LED yang khabarnya lebih oke dalam menampilkan warna ditambah lagi dukungan dari kartu grafis ATI Radeon HD 4670?? Woww….. saya gak bisa bayangkan bakalan seperti apa nanti tampilan foto dan gambar pada iMac yang terbaru nanti. Yang jelas saat ini saya lagi nunggu khabarnya di Indonesia (baca Pekanbaru), iMac yang baru bakal bisa dipesan mulai minggu pertama bulan Januari 2010.

Disadur dari sumber di internet : http://royal.pingdom.com/2008/09/26/10-amazingly-alternative-operating-systems-and-what-they-could-mean-for-the-future/ dan http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1106635

Tag: ,

4 Komentar to “10 Operating System (OS) Alternatif”

  1. om apple store di pekanbaru di jalan apa om?

    • Apple Store resmi di Pekanbaru tidak ada. Tapi kalau hanya sekedar ingin membeli produk Apple baik itu iPhone, iPod, iPad, Macbook, ataupun iMac bisa langsung menghubungi Pak Bambang di Jalan HOS Cokroaminoto No. 122/36 Pekanbaru, Riau 28114. Bukannya promosi nih…. he.. he… selama ini saya merasa nyaman membeli barang ke Pak Bambang karena pelayanannya ramah dan kita pun bisa belajar banyak tentang produk apple ke beliau…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: