Energi Negatif di Sekeliling Kita


LAKUKAN HAL-HAL BAIK, UCAPKAN HAL-HAL YANG BAIK, CIPTAKAN HAL-HAL YANG BAIK, APABILA ANDA TIDAK MAMPU UNTUK MELAKUKAN SEMUA HAL TERSEBUT SEBAIKNYA DIAM, KARENA DIAM LEBIH BAIK UNTUK SEMUANYA.

Menuju kehidupan yang lebih baik

DALAM dunia spiritual ataupun kejiwaan dikenal adanya energi negatif. Energi ini sangat berpengaruh pada diri kita, terutama pada anak-anak energi ini bisa merubah sikap mental anak-anak. Pertanyaan yang timbul adalah, apakah energi negatif itu?

Energi negatif adalah energi yang dikeluarkan oleh seseorang ataupun sekelompok orang yang membuat seseorang ataupun sekelompok orang tertekan perasaannya. Setiap orang memiliki tingkat kekuatan tertentu dalam hal menekan pengaruh energi negatif pada dirinya. Ada orang yang gampang sekali terpengaruh dengan energi negatif, ada juga yang tidak mudah terpengaruh. Energi ini bisa berupa kata-kata kasar yang dikeluarkan oleh seseorang, gunjingan, lingkungan yang tidak harmonis, perlakuan seseorang, ataupun hal-hal lain yang membuat seseorang bisa tertekan perasaannya.

Pada saat kanak-kanak, energi ini sangat mempengaruhi perilaku anak tersebut baik pada masa dia masih kanak-kanak ataupun nanti setelah dewasa. Seseorang yang terkena pengaruh energi negatif bisa melakukan berbagai prilaku. Bisa saja dia menjadi seorang yang introvert (tertutup), bisa juga dia malah menjadi seorang yang agresif, seorang maniak, dan lainnya.

Saya melihat agama dan lingkungan keluarga yang harmonis lah yang bisa membentengi seseorang agar tidak terpengaruh terhadap energi negatif.

Oke, sekarang kita coba ambil beberapa kasus yang sangat mudah kita jumpai di sekeliling kita.

  1. Energi negatif yang dipancarkan oleh lingkungan. Lingkungan rumah yang kumuh, misalnya di lingkungan RSSS ataupun lingkungan padat penduduk dimana komunitas penduduk banyak yang suka bergunjing ataupun banyak sekali dijumpai nongkrongnya orang-orang yang tidak mengenal batas usia, cenderung di sini banyak sekali energi negatif. Dan energi negatif ini sangat mempengaruhi terutama anak-anak pada saat dewasa nanti. Orang-orang tertentu yang menginginkan keharmonisan dan perkembangan jiwa anaknya lebih baik akan mencoba mencari lingkungan rumah yang lebih baik, walaupun mungkin hal itu akan mengakibatkan dia lebih banyak menabung / membayar untuk mendapatkan lingkungan tersebut. Makanya kebanyakan orang-orang besar tumbuh dari lingkungan yang baik. Jikapun ada orang-orang besar yang bisa tumbuh dari lingkungan yang tidak baik, maka dia dikategorikan orang super yang tidak bisa dipengaruhi oleh lingkungan.
  2. Energi negatif yang dipancarkan di rumah. Jika dalam rumah kita sering terdengar kata-kata kasar ataupun sering terdengar pertengkaran, maka ini pun akan berpengaruh terhadap sikap mental dan kejiwaan anak dan akan membekas ke kemudian hari. Ini adalah salah satu energi negatif yang dipancarkan oleh orang-orang yang notabenenya adalah bagian dari dirinya. Makanya banyak kita jumpai anak-anak yang hidup dalam lingkungan penuh energi negatif (keluarga broken home), dia tidak bisa sukses dalam kehidupannya malah terjerumus ke hal-hal yang negatif.
  3. Energi negatif yang dipancarkan di sekolah. Di sekolah pun terkadang kita bisa saja mendapatkan energi negatif baik oleh rekan-rekan kelas kita ataupun oleh guru-guru di sekolah. Energi negatif yang dipancarkan oleh rekan-rekan kelas ini misalnya sikap geng-geng-an ataupun membeda-bedakan kelompok, sikap permusuhan, kata-kata makian, dan tindakan-tindakan melecehkan lainnya. Hal ini lah yang bisa menyebabkan seseorang nantinya tidak percaya diri dan lainnya. Sedangkan untuk guru sangat dianjurkan untuk tidak mengeluarkan energi negatif, baik berupa kata-kata kasar ataupun perilaku memukul ataupun lainnya, karena ini salah satu bentuk energi negatif yang akan mempengaruhi mental dan jiwa anak itu setelah dewasa.
  4. Energi negatif yang dipancarkan di lingkungan kerja. Di lingkungan kerja pun banyak sekali energi negatif yang keluar dan bisa berdampak pada diri kita. Energi ini bisa berupa gunjingan rekan kantor, kata-kata kasar atau makian, perlakuan atasan yang terlalu berlebihan, dan hal-hal lainnya. Apabila kita banyak memperoleh energi negatif di kantor atau lingkungan kerja (setelah kita dewasa), maka sikap yang akan keluar adalah bisa jadi akan membuat seseorang menjadi masa bodoh terhadap sekelilingnya, masa bodoh terhadap pekerjaannya yang menimbulkan penurunan kualitas kerja dan sikap-sikap lainnya yang akan mengurangi kinerja perusahaan.

Itulah beberapa contoh energi negatif yang bisa saja timbul di sekeliling kita. Dalam jumlah yang besar dan terus menerus energi ini sangat-sangat berbahaya. Jika kita bisa menghindari energi ini maka itu akan lebih baik. Jika kita tidak bisa menghindarinya, maka tidak ada jalan lain selain kembali kepada agama dan pengembangan sikap positif dan rasional pada otak kita.

Terkadang seseorang tidak menyadari bahwa dia mengeluarkan energi negatif pada orang lain. Dia menganggap biasa saja dia melakukan hal itu, padahal bagi orang lain ini berdampak besar pada dirinya. Makanya dalam suatu pepatah disebutkan “Mulutmu adalah Harimaumu” atau dalam Agama Islam ada pernah saya dengar agar kita memelihara lisan kita dan apabila kita tidak mampu memelihara lisan sebaiknya diam.

Islam mengajarkan hal-hal baik. Islam mengajarkan cinta kasih dan kedamaian, bagaimana kita memperlakukan orang tua, anak kecil bahkan memperlakukan binatang. Yang sangat saya sayangkan adalah saat ini masih banyak orang-orang yang mengeluarkan hal-hal kotor ataupun kasar berlandaskan pada agama ataupun membawa-bawa nama agama. Ini yang sangat tidak saya sukai. Makanya kita harus benar-benar menjaga diri kita. Ingat!!! ada pepatah yang menyebutkan bahwa “karena nila setitik, rusak susu sebelanga”.

Kadang yang tidak saya mengerti adalah opini yang terjadi pada kelompok masyarakat. Masyarakat akan lebih menerima orang jahat yang mungkin telah melakukan banyak sekali perbuatan jahat kemudian dia bertobat ataupun menjadi orang baik, dibandingkan dengan seorang alim (ulama ataupun ustadz) yang melakukan suatu perbuatan jahat walaupun perbuatan itu baru sekali dia perbuat. Inilah pola pandang yang aneh dan saat initerjadi di masyarakat.

Akhir kata, saya hanya bisa menghimbau, LAKUKAN HAL-HAL BAIK, UCAPKAN HAL-HAL YANG BAIK, CIPTAKAN HAL-HAL YANG BAIK, APABILA ANDA TIDAK MAMPU UNTUK MELAKUKAN SEMUA HAL TERSEBUT SEBAIKNYA DIAM, KARENA DIAM LEBIH BAIK UNTUK SEMUANYA.

One Comment to “Energi Negatif di Sekeliling Kita”

  1. wah betul itu mas, karena klo di amini oleh malaikat rokib dan atit walau kalimat jelek bisa terjadi loh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: