Cerita tentang Kehidupan


PAGI tadi entah kenapa, tiba-tiba saja saya berfikir apa jadinya ya… jika kita tiba-tiba bangun di pagi hari sebenarnya bukan hari yang sama (kemaren) dengan hari yang kita jalani? Tapi sudah terlewat beberapa tahun sehingga orang-orang yang kita jumpai adalah orang-orang yang berbeda?? Kayaknya ngeri juga… sama dengan kisah Ashabul Kahfi, dimana dia terbangun ternyata dunia sudah jauh berbeda. Bahkan penguasa-nya pun sudah berganti.

Kalau dipikir-pikir, apabila kejadian itu terjadi misalnya pada saya, maka saya tidak tahu apa nantinya yang bisa saya lakukan. Istilahnya hal itu kan “one way no turn back”. Jadi pas misalnya saya bangun gak tahunya sudah melewati beberapa tahun atau abad apa yang bisa saya lakukan?? Pekerjaan sudah pasti tidak ada, tradisi dan budaya masyarakat pun sudah jauh berubah dari tradisi dan budaya yang saat ini saya alami. Bisa jadi mungkin saya separah-parahnya saya bisa gila dan seringan-ringannya saya bakalan tidak bisa mengikuti perkembangan yang ada dan ujung-ujungnya ya… nelangsa juga.

Tapi itulah, saya sangat bersyukur… hal-hal aneh seperti itu hanya ada di cerita dan legenda, bukan terjadi pada diri saya langsung.

Selain itu… ketika saya menonton film seperti Highlander ataupun Dracula yang mana diceritakan seorang Highlander atau Dracula memiliki umur yang demikian panjang dan tidak mati-mati, ini pun menjadi sesuatu hal yang saya pikirkan. Kenapa saya sampai memikirkan hal ini?? Karena saya merasa, apabila saya menjadi orang yang tidak mati-mati, sedemikian panjang umur saya, apa yang akan saya lakukan?? Jika hidup dalam kejayaan, istilahnya jadi orang sukses dan berada mungkin hal seperti ini tidak bakalan membosankan karena bisa jadi kita bisa mencoba beberapa kombinasi hidup di daerah-daerah dengan budaya yang berbeda-beda.

Tapi jika dipikir-pikir, jika hidup kita ini panjang dan tidak mati-mati, yang jelas hidup ini bakalan membosankan. Apa yang bisa kita lakukan dengan umur yang sedemikian panjang dan tidak mati-mati?? Apalagi untuk berganti profesi seperti halnya dalam film higlander ataupun dracula sangat sulit sekali dilaksanakan.

Akhirnya saya merasa pemberian umur yang “hanya sementara” ini disatu sisi sangat menguntungkan, supaya kita bisa memanfaatkan waktu kita sebaik-baiknya denan perbuatan-perbuatan yang positif tentunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: