Untuk Penghematan Biaya, Blackberry… Dibuang sayang….


SEJAK mengenal blackberry rasanya saya jadi susah untuk terlepas dari Blackberry. Selama sebulan saya survey ke Papua Barat, saya mengenal iPhone 3GS milik rekan kerja saya, dan sejak saat itu mata saya mulai terbuka bahwa ternyata dari segi “smart dan kinerja” iPhone 3GS jauh melebihi Blackberry yang saya miliki. Tapi seperti yang telah saya tulis diawal artikel ini, sejak mengenal Blackberry rasanya sulit bagi saya untuk terlepas dari Blackberry padahal saya ingin sekali bisa terlepas dari ini. Keterikatan  ini dikarenakan PIN Blackberry saya sudah sedemikian menyebar, dan saya jadi khawatir jika saya tidak melanjutkan berlangganan Blackberry maka akan putus komunikasi terutama dengan keluarga dan dengan relasi tempat saya membeli sesuatu.

Saya melihat kelebihan dari Blackberry hanya pada adanya fitur Blackberry Messenger (BBM), support email walaupun terbatas dan adanya saling koneksi antar program/aplikasi, misal antara facebook dengan buku telpon bisa saling terkoneksi dan saling melengkapi data. Selebihnya, dari segi kecepatan browsing, kekayaan fitur dan kelengkapan program, blackberry ini jauh tertinggal dibandingkan iPhone. iPhone setahu saya banyak memiliki kelebihan terkecuali alat ini tidak bisa BBM-an. Sekarang ini karena biaya bulanan untuk komunikasi sedemikian tumpang tindih dan saya melihat cukup besar, maka saya berniat untuk melakukan beberapa penghematan dari segi komunikasi.

Tumpang tindihnya biaya tersebut ada pada :

  1. Biaya langganan paket data XL untuk iPad sebesar Rp 99.000,-
  2. Biaya langganan BIS unlimited XL sebesar Rp 99.000,-
  3. Biaya langganan Telkom Speedy sebesar Rp 250.000,- (include abonemen telpon)
  4. Biaya langganan paket data 3 untuk di kantor sebesar Rp 75.000,-
  5. Biaya handphone melalui Kartu Halo Telkomsel yang besarnya bervariasi dari Rp 150.000 hingga Rp 300.000,-

Jadi dari total di atas saja saya sudah menghabiskan Rp 523.000,- hanya untuk akses data yang itu ke itu saja (tidak termasuk telpon atau point 5). Padahal beberapa bagian sepertinya bisa dihemat, seperti misalnya tidak perlu berlangganan paket data XL untuk iPad dan BIS untuk Blackberry. Dari situ saja saya bisa berhemat Rp 198.000,-. Untuk menunjang rencana tersebut, maka saya berencana :

  1. Akan mencari router Wifi semacam Airport Express agar akses data iPad di rumah tidak lagi mengandalkan jaringan GSM.
  2. Kalaupun seandainya iPad yang saya pakai tetap ingin menggunakan jaringan GSM, maka mau tidak mau harus bisa berbagi pakai dengan Handphone yang saya miliki supaya tidak double.
  3. Akan berhenti berlangganan BIS Blackberry atau berlangganan paket yang lebih murah misalnya BIS khusus BBM.

Dari rencana saya di atas yang membuat saya bingung adalah untuk menghentikan langganan BIS jika saya memang memutuskan untuk total berhenti. Sayang rasanya sudah membeli Blackberry jika tidak digunakan alias digunakan hanya untuk telpon doank. Sedangkan untuk menjadikan Blackberry sebagai ponsel utama pun rasanya gak mungkin, karena Blackberry tidak support mobile banking. Artinya jika Blackberry dipasangkan dengan SIM Card yang sudah mobile banking maka tetap menu mobile banking tidak bakalan tampil dalam Blackberry. Saya sendiri heran kenapa dalam Blackberry tidak bisa mobile banking seperti halnya handphone yang lain? Semestinya kan bisa apalagi blackberry ini masuk dalam kategori smartphone. Tapi itulah yang terjadi dia tidak bisa mobile banking, jadi jika harus berhenti berlangganan BIS maka blackberry saya bakalan nganggur.

Memang sih, walaupun blackberry tidak bisa mobile banking kita tetap bisa menggunakan internet bankingnya. Tapi dengan layar yang sedemikian kecil rasanya memang kurang lega dan nyaman menggunakan internet banking via Blackberry. Btw semoga saja saya bisa ambil solusi terbaik untuk penghematan biaya yang tumpang tindih ini.

2 Komentar to “Untuk Penghematan Biaya, Blackberry… Dibuang sayang….”

  1. KALAU SUDAH BOSEN SAMA BLACKBERRY KIRIM SAJA KE ALAMAT SAYA !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: