Bolu Meranti dan Pancake Durian, Oleh-oleh Medan


Bolu Meranti Medan

PADA tanggal 15 Oktober 2011 yang lalu saya dan keluarga pergi ke Medan dalam rangka menghadiri pernikahan saudara sepupu saya di Desa Klambir Lima Kecamatan Helvetia (kalau saya tidak salah tulis). Kami sekeluarga berikut kakak saya yang di Tangerang dan anak laki-laki bungsunya dan Ayah dan Ibu saya berangkat menggunakan bus Makmur dari Pekanbaru ke Medan. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 14 jam-an. Pemilihan menggunakan bus Makmur ini dikarenakan sebelumnya kami belum pernah menggunakan bus ini ke Medan. Biasanya kami gunakan bus Lorena atau ALS untuk pergi ke Medan. Dikarenakan menurut informasi dari kawan bahwa bus Makmur ini paling banyak armadanya untuk menuju ke Medan akhirnya kami coba untuk menggunakan bus ini.

Sebelumnya pada hari Rabu tanggal 12 Oktober 2011 saya berburu tiket bus Makmur dahulu di Pool Makmur yang berada di Jalan Tuanku Tambusai (Nangka) Pekanbaru. Dari pool Makmur inilah diketahui ternyata ada banyak macam bus Makmur yang berangkat ke Medan dengan tarif yang beraneka ragam. Paling mahal adalah bus Super Executive 2-1 dengan ongkos Rp 200.000,- dan berturut-turut selanjutnya adalah bus Executive 2-2 dengan kenyamanan tinggi seharga 180 ribuan kalau tidak salah, kemudian Executive 2-2 agak bagus, dan terus berturut-turut hingga yang bus Ekonomi. Berhubung yang Executive 2-2 paling bagus tidak berangkat pada tanggal yang dimaksud (berangkat besok harinya), maka saya memilih bus Executive 2-2 kelas 2 dengan tiket seharga 160 ribuan per orang. Karena 7 orang yang musti berangkat, maka saya bayarkan tiket tersebut 1,12 juta.

Kami dalam rombongan besar berangkat pada Jum’at malam pukul 19.00 WIB sudah stand by di Terminal dan berangkat on time pada 19.30 WIB sesuai dengan waktu yang tertera di dalam tiket. Akhirnya mulailah perjalanan yang panjang sekitar 14 jam-an menaiki bus ke Medan.

Hal yang cukup menyiksa bagi saya ketika menaiki bus adalah AC nya yang sedemikian dingin dan seolah-olah tidak ada sirkulasi udara sehingga sulit untuk bernafas. Tapi di luar kedua hal di atas saya merasa enjoy menaiki bus ini hingga kami tiba di Medan pada keesokan harinya sekitar pukul 09.00 pagi.

Pancake Durian Medan

Oleh-oleh yang terkenal dari kota Medan adalah Bolu Meranti dan Pancake Durian. Dahulu saya pernah memakan bolu gulung Meranti yang dikasih oleh Om saya dan saya merasakan cita rasa yang demikian enak pada bolu tersebut. Bolu Meranti yang diberikan oleh Om saya itu memiliki lapisan Keju yang demikian tebal dan nikmatnya sangat terasa. Hingga akhirnya dalam hati saya jika saya nanti ke Medan saya akan mencoba untuk membeli bolu Meranti ini di sana.

Sedangkan Pancake Durian Medan sangat menggoda dikarenakan hasil perbincangan saya dengan rekan kantor yang mengatakan bahwa Pancake Durian benar-benar enak. Saya coba untuk searching via Google dan hasilnya gambar Pancake durian yang benar-benar menggoda. Jadi ini pun membuat tekad saya semakin kuat untuk juga mencoba mencicipi Pancake Durian dari Medan.

Akhirnya kesampaian juga waktunya bagi saya untuk jalan-jalan mencari bolu Meranti dan Pancake Durian pada hari Senin tanggal 17 Oktober 2011. Ternyata tempat mencari kedua buah tangan ini tidak jauh-jauh, keduanya berada di Jalan Sekip Medan. Saya beli bolu Meranti dengan berbagai rasa dimana saya tujukan untuk dimakan sendiri, ada juga untuk rekan-rekan di kantor. Dan saya juga mencoba Pancake Durian dan ternyata rasanya benar-benar enak. Tapi sayangnya Pancake Durian ini tidak bisa lama bertahan jika tidak dimasukkan ke dalam Freezer. Mungkin kurang dari 10 jam-an bakalan busuk. Makanya penjualnya mengatakan jika kami masih lama pulang dari Medan, agar Pancake ini dimasukkan ke dalam Kulkas atau Freezer agar tidak busuk ketika sampai di kota tujuan.

Setelah beres membeli oleh-oleh, kami pulang kembali ke tempat saudara saya dan tidak lupa memasukkan Pancake tersebut ke dalam Kulkas. Kebetulan kami sekeluarga akan kembali ke Pekanbaru pada hari Senin tersebut menggunakan Lion. Dan ternyata karena kesibukan kami mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa untuk pulang, Pancake Durian yang sudah saya beli tertinggal di Kulkas alias terlupa dibawa ke Pekanbaru. Akhirnya memang yang namanya belum rezeki bagaimanapun kita upayakan tetap tidak bisa terlaksana juga… he… he…

Begitulah kisah perjalanan kami sekeluarga ke Medan. Dan sekarang badan saya agak meriang mungkin dampak dari kelelahan akibat perjalanan ke Medan yang demikian jauh.

9 Komentar to “Bolu Meranti dan Pancake Durian, Oleh-oleh Medan”

  1. harga pancake nya brp mas. trus alamat di medan di mana yah. ada nomor pedagang nya mungkin yang bisa kita hubungi, thx

  2. Alamat Bolu Gulung Meranti
    Jalan Kruing No. 2-K
    MEDAN
    Telp (061) 453-8217

  3. kami jugak menyediakan oleh oleh medan
    cekidot

  4. pancake durian ada 2 macam, ada yg pandan seprti yg diatas, ad yg natural fresh durian asli🙂 yg pancake durian fresh ada dijalan sekip @durian house 85rb/kotak kalo yg pandan bnyk tersedia di nelayan restaurant dgn harga 25rb 2pcs.

  5. minta no yg bs dihub ya, tolong balas ke 085765099888

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: